Mengenal Lebih Dekat Tentang Investasi Saham

  • fajri irawan
  • May 15, 2020

Mengenal Lebih Dekat Tentang Investasi Saham – Ketika menyebut kata saham, banyak masyarakat kita beranggapan bahwa produk itu produk yang asing, tidak ada wujudnya, resikonya tinggi, di samain sama forex atau valas maupun bitcoin, ada juga yang bilang haram, yang beranggapan seperti itu nyatanya tidak benar. seperti kita tau mekanisme perdagangan atau cara jual beli saham itu sudah sesuai dengan prisip syariah dan telah mendapatkan fatwa syariah dari dsn mui no 80 tahun 2011, perinsip dalam kepemilikan saham adalah bai musyarakah yakni bersama – sama  dalam suatu usaha (untung sama – sama rugi sama – sama) jadi secara logika tidak ada unsur riba di sana.

Mengenal Lebih Dekat Tentang Investasi Saham

Pasti bagi kalian ada yang masih asing maupun sudah familiar mendengar istilah investasi saham yaps bagi kalian yang belum tau kami akan membahas sedikit tentang investasi, apa itu investasi ? investasi adalah mengelola asset atau harta sehingga asset atau harta tersebut dapat memberikan hasil di kemudian hari.
Setelah tau arti investasi selanjutnya kita bahas pengertian saham, apa itu saham ? saham adalah Bukti kepemilikan suatu perseroan (perusahaan) dengan kata lain saham itu adalah surat milik artinya ketika kita membeli saham suatu perusahaan berarti kita membeli perusahaan tersebut, termasuk hak yang melekat di dalamnya, di era sekarang ini saham tidak berbentuk surat lagi tapi berbentuk sebuah surat elektronik untuk bukti kepemilikan saham biasa di kirim melalui email masing – masing yang terdaftar.

banyak orang yang beranggapan bahwa saham hanya untuk orang kaya saja. anggapan itu tidak benar, sekarang ini banyak sekuritas yang bisa memulai hanya 100 ribu dengan uang 100 ribu anda bisa membeli saham, bagi yang belum tau apa itu sekuritas simak berikut ini penjelasanya. sekuritas adalah sebuah perusahaan perantara antara investor dengan perusahaan yang tercatat di bursa efek indonesia yang bergerak di bidang transaksi efek atau biasa di sebut jual beli saham. banyak sekali perusahaan sekuritas yang menerima untuk memulai membeli saham hanya 100 ribu seperti Indoprimer skuritas, BNI Sekuritas, MNC Sekuritas dan lainnya.

kalau admin sendiri memakai indoprimer sekuritas yang bisa kalian download di playstore atau ios karena menurut admin pendaftaranya bisa full online tidak perlu datang ke cabang, nah bagi yang masih awam di sarankan datang ke cabang idx di daerah masing – masing biar bisa tanya – tanya langsung  ahlinya yang akan menjelaskan tentang detail saham itu dan bagaimana transaksinya.

Apa saja keuntungan dalam berinvestasi saham  :

1.Keuntungan yang pertama ialah Capital Gain 

Capital Gain adalah keuntungan yang kita peroleh pada saat membeli saham ialah kenaikan nilai dari usaha tersebut, kalau di saham biasa di sebut dengan istilah capital gain.

Contohnya : ketika saya membeli saham tlkm dengan harga 3160 setelah itu saya simpan 1 bulan Saham tersebut mengalami kenaikan di harga 4100 dan saya jual di harga tersebut, itulah yang di sebut capital gain mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga saham.

2.Keuntungan Dari Divden

Divden adalah pembagian laba perusahaan apabila saham perusahaan yang kita beli mendapatkan keuntungan, tentunya pembagian Divden ini melalui keputusan bersama yang biasa di sebut RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) di sinilah para komasaris atau direksi dan juga pemegang saham memutuskan pembagian keuntungan yang bisa kita sebut Divden.

3.Keuntungan Bisa ikut RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham )

Yaps inilah salah satu keuntungan yang paling seru dan penuh pengalaman yaitu rapat umum pemegang saham bersama para komisaris dan direksi perusahaan tersebut, di sinilah kita bisa menyuarakan pendapat dan saran kita mengenai perusahaan, mendengar komasaris dan direksi berbicara, dan juga bisa dapet  merchandise. dan juga akan di hidangkan makanan dan snack – snack yang lezat.

Setelah kita tau keuntungan investasi saham berikutnya kami akan mengulas sedikit tentang resiko investasi saham, untuk resiko di dunia saham seperti :

1. Tidak Mendapatkan Dividen

Inilah resiko dalam investasi saham karena bisa saja dalam perusahaan melalui kerugian jadi perusahaan tersebut tidak membagikan Dividen kepada pemegang saham, untuk itu kalian harus pilih perusahaan yang benar – benar bagus untuk di investasikan, seperti perusahaan yang kalian kenal sehari – hari contohnya saham tlkm, unilever, bri, dan lainya itu di sebut saham Blue Chip karena pergerakan sahamnya selalu stabil dari tahun ke tahun.

2. Bisa mengalami loss 

biasanya mengalami loss ini banyak sekali kemungkinan seperi perusahaan itu rugi, banyak investor yang menjual saham tersebut, bisnis perusahaan yang terkena isu tak sedap, perfoma perusahaan sedang tidak baik jadi untuk mengatasi loss ini anda di sarankan untuk membeli saham perusahaan sehari – hari yang kalian kenal, seperti tadi yang kami jelaskan.



3. Perusahaan bangkrut 

yaps ini resiko terberat yang akan di rasakan para investor saham, biasanya perusahaan yang mengalami kebangkrutan akan merugi dari tahun ke tahun dengan laporan keuangan yang merah merona, kenapa dikatakan hal terberat bagi investor karena hak pemegang saham memiliki hak paling akhir setelah perusahaan dilikuidasi atau biasa kita sebut pembubaran perusahaan dan hasilnya hak yang pertama untuk membayar pajak yang kedua untuk gaji karyawan dan yang ketiga untuk bayar utang perusahaan. jadi untuk menghindari resiko ini anda di sarankan membeli saham Blue Chip yang ada di keseharian anda yang bisa kita sebut dengan saham kebutuhan pokok.

setelah kita tau tentang keuntungan dan resiko dalam berinvestasi saham kini saatnya saya akan memberikan tips buat anda dalam memililh saham yang bagus.

  • Tips Pertama Carilah saham dengan EPS (Earning Per Share) Bertumbuh di atas 20%
  • Tips Kedua Carilah saham dengan PER (Price Earning Ratio) Kurang dari 30%
  • Tips Ketiga Carila saham yang rajin membagikan Dividen seperti saham saham yang masuk LQ45 dan JII yang bisa kalian cek di google dengan keyword “saham LQ45 2020”

untuk istilah tips mungkin sebgaian orang masih asing dengan EPS, PER, LQ45 dan JII kuy kita bahas istilah itu satu per satu.

  • Istilah EPS sendiri atau biasa kita sebut laba per lembar saham adalah sebuah tingkat keuntungan bersih yang dapat di capai sebuah perusahaan atau rasio yang di gunakan oleh investor untuk melihat laba yang di hasilkan oleh suatu perusahaan selama periode laporan keuangan biasanya 1 tahun.
  • Istilah PER adalah sebuah perbandingan harga saham dengan laba bersih suatu perusahaan. sebagian investor juga biasa menyebut per ini sebagai indikator untuk mengetahui seberapa mahal suatu perusahaan.
  • LQ45 adalah kategori saham yang memiliki kapitalisasi yang sangat besar atau yang biasa kita sebut asset yang besar. LQ45 ini terdiri dari 45 saham yang paling likuid dan saham dengan kategori index LQ45 juga saham yang rajin membagikan Dividen.
  • JII atau bisa kita sebut Jakarta islamic index adalah  pergerakan rata harga saham yang terdiri dari 30 perusahaan yang paling sering di perjual belikan

setelah admin bahas, keuntungan, resiko, dan juga istilah EPS, PER, LQ45. kini saatnya admin akan meluruskan opini – opini yang bisa di bilang tidak benar yang bermunculan di masyarakat, banyak yang bilang saham dengan forex, valas, bitcoin maupun bani heading komoditas lainya itu sama jawabnya itu adalah sebuah pemahaman yang salah, kenapa begitu jawabanya karena saham itu produk pasar modal , produk investasi beli saham sama juga kita membeli sebuah perusahaan yang bisa kita simpan selama perusahaan masih ada ( jangka panjang) dengan kata lain perusahaan itu masih berjalan.

sedangkan valas, bitcoin forex dan lainya adalah produk pasar komoditas, produk perdagangan, beli kontrak lindungi nilai dari suatu komoditas, ada jatuh temponya bisa di bilang (jangka pendek) dan yang pasti belum ada fatwa syariah dari dsn jadi jangan di samain yah saham dan forex dan sejenisnya.

oke setelah kita tau perbedaan saham dan produk komoditas berikutnya saya akan mengulas secara singkat konsep saham di pasar modal yaps oke simak konsepnya :

  • Misalnya fajri memiliki modal usaha 10 juta, dari modal itu fajri membuat usaha percetakan. 
  • Sesudah usahanya berkembang fajri mengajak andy sebagai mitra pernyertaan modal, 
  • Dan ketika memerlukan modal yang lebih besar lagi  untuk pengembangan selanjutnya, fajri dan andy mengajak masyarakat sebagai mitra melalui pasar modal. setelah perusahaan resmi di catat di Bursa efek indonesia perusahaan akan menjadi dengan akhiran Tbk. contohnya PT. FAJRI ID Tbk.

konsepnya seperti itu. jadi di pasar modal, pemegang saham mayoritas mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut memiliki perusahaan mereka dengan menyetorkan dana yang di miliki oleh masyarakat dengan minimal pembelian 100 lebar ( 1 lot) saat pertama kali mengeluarkan atau mencatatkan saham perdana di bei  atau bisa kita sebut dengan bursa efek indonesia, pencatatan saham perdana ini di sebut ipo ada titel tambahan tbk di nama akhir perusahaan.

semakin banyak yang tertarik dan beli maka harga sahamnya akan naik, begitupun sebaliknya.

setelah kita tau konsep saham di pasar modal, setelah itu saya akan membahas berapa dana yang harus di siapkan dalam membeli saham di pasar modal.

sebenarnya tergantung harga sahamnya saat akan di beli dengan minimal pembelian 1 lot (100 lembar), coontohnya :

  1. Saham Pakuwon Jati Tbk (PWON) saat ini Rp.326 / lembar jadi min Rp.32.600 dan kelipatanya
  2. Saham  Bank Central Asia Tbk (BBCA) saat ini Rp. 23.925/lembar jadi min Rp.2.392.500 dan kelpatanya

dan seterusnya harga saham bisa di lihat di aplikasi online dari perusahaan sekuritas yang anda gunakan. dan bisa juga di lihat untuk harga saham dari aplikasi RTI Business, Yahoo Finance.

itu saja yang dapat saya sampaikan pada kesimpulanya investasi saham adalah sebuah instrumen yang sangat bagus buat kita untuk mendapatkan passive income di mana saham setiap tahunnya akan mengalami kenaikan, dan selain itu juga dengan investasi saham kita akan bisa menikamati dividen, tidak selamanya kita akan bekerja di perusahaan ada saatnya kita akan pensiun, sebelum pensiun di sarankan untuk berinvestasi saham semakin muda berinvestasi semakin tenang masa pensiunmu. karena dengan berinvestasi saham kita akan mendapatkan Dividen dan menjadi seorang yang memiliki finansial freedom atau bebas keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *